Berita


Evaluasi Kinerja dan Refleksi Bersama Pengawas, SMAN 2 Kahayan Tengah Susun RHK 2026

     SMAN 2 Kahayan Tengah melaksanakan kegiatan Evaluasi dan Refleksi Kinerja Tahun 2025 sekaligus Penyusunan Rencana Hasil Kerja (RHK) Tahun 2026 bersama pengawas sekolah, Ibu Dra. Hj. Tati Sumiatie, M. Si. Kegiatan ini berlangsung di ruang kantor SMAN 2 Kahayan Tengah dan diikuti oleh seluruh guru dengan penuh antusiasme dan semangat kolaboratif.

     Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau kembali capaian kinerja guru selama tahun 2025, mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi dalam proses pembelajaran, serta merumuskan strategi dan target kinerja yang lebih terarah untuk tahun 2026. Penyusunan RHK Tahun 2026 secara khusus didasarkan pada hasil analisis capaian Rapor Pendidikan SMAN 2 Kahayan Tengah Tahun 2025, sehingga program dan target yang dirumuskan bersifat data-driven dan sesuai dengan kebutuhan peningkatan mutu sekolah.

   Dalam arahannya, Ibu Tati Sumiatie menekankan pentingnya evaluasi dan refleksi kinerja sebagai bagian dari upaya peningkatan profesionalisme guru. Selain itu, beliau juga memaparkan serta menunjukkan secara langsung tata cara pengisian RHK, pembuatan SKP, dan PAK Tahun 2025 kepada seluruh guru SMAN 2 Kahayan Tengah. Pemaparan ini bertujuan agar guru memiliki pemahaman yang utuh dan teknis sehingga mampu menyusun dokumen kinerja secara tepat dan sesuai ketentuan yang berlaku.

    Kepala SMAN 2 Kahayan Tengah, Bapak Toto Pujiharyanto, S. Pd menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh guru atas komitmen dan partisipasi aktif dalam mengikuti kegiatan ini.

    “Saya mengapresiasi seluruh bapak dan ibu guru yang telah mengikuti kegiatan ini dengan penuh tanggung jawab. Evaluasi dan refleksi kinerja bukan sekadar kewajiban administrasi, tetapi menjadi langkah penting untuk melihat sejauh mana upaya kita dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SMAN 2 Kahayan Tengah. Saya berharap RHK Tahun 2026 yang disusun berdasarkan Rapor Pendidikan benar-benar dapat diimplementasikan secara konsisten dan berdampak nyata bagi peserta didik,” ungkapnya.

    Kegiatan ini kemudian ditutup dengan sesi refleksi yang disampaikan oleh Ibu Sri Wahyuni, S.Pd dan Bapak Kristensen, S.Pd selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. Dalam refleksinya, Bapak Kristensen menegaskan pentingnya kesinambungan antara perencanaan dan pelaksanaan serta upaya inovasi pembelajaran yang berkelanjutan.

   “RHK yang kita susun hendaknya tidak berhenti pada perencanaan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam praktik pembelajaran di kelas. Setiap guru perlu terus mengupayakan inovasi pembelajaran, baik dari segi metode, media, maupun pemanfaatan teknologi, agar proses belajar menjadi lebih bermakna dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Inovasi inilah yang akan menjadi kunci peningkatan kualitas pembelajaran di SMAN 2 Kahayan Tengah,” ujarnya.

   Melalui kegiatan evaluasi, refleksi, dan penyusunan RHK ini, SMAN 2 Kahayan Tengah berharap dapat memperkuat perencanaan kinerja guru yang berbasis data serta mewujudkan lingkungan pendidikan yang semakin berkualitas dan berkelanjutan di tahun 2026.