PIK-R Karsa Parsa SMAN 2 Kahayan Tengah Gelar Sosialisasi Anti Perundungan
SMAN 2 Kahayan Tengah terus berkomitmen menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Anti Perundungan yang diselenggarakan oleh PIK-R Karsa Parsa SMAN 2 Kahayan Tengah dan dilaksanakan di Gedung Laboratorium Kimia. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X sebagai sasaran utama pembinaan sejak dini.
Kegiatan sosialisasi ini terlaksana atas kerja sama antara PIK-R Karsa Parsa, OSIS, dan TPPK (Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan) SMAN 2 Kahayan Tengah. Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai bahaya perundungan, bentuk-bentuk perundungan yang kerap terjadi di lingkungan sekolah, serta upaya pencegahan yang dapat dilakukan bersama.
Materi disampaikan oleh sejumlah narasumber inspiratif, di antaranya para Duta Genre Pulang Pisau 2025, Ketua OSIS SMAN 2 Kahayan Tengah, Sumbu Kurung Pulang Pisau 2025. Para pemateri mengajak siswa untuk berani menolak segala bentuk perundungan, baik secara verbal, fisik, maupun melalui media digital, serta menumbuhkan sikap empati, saling menghargai, dan peduli terhadap sesama.
Selain penyampaian materi, salah satu rangkaian kegiatan yang menarik perhatian peserta adalah menonton bersama film bertema anti perundungan. Melalui film tersebut, siswa diajak untuk melihat secara nyata dampak perundungan terhadap korban maupun lingkungan sekitarnya, sehingga diharapkan mampu membangun kesadaran dan kepekaan sosial di kalangan peserta didik.
Pembina PIK-R Karsa Parsa, Ibu Septiriantika, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau berharap kegiatan sosialisasi ini dapat menjadi bekal bagi siswa kelas X untuk membangun budaya pergaulan yang sehat dan positif di sekolah.
“Perundungan harus dicegah sejak dini. Saya berharap seluruh siswa mampu menjadi pelopor dan pelapor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua,” tuturnya.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama sebagai bentuk pernyataan sikap menolak dan berupaya sungguh-sungguh untuk mencegah segala bentuk perundungan. Penandatanganan dilakukan bersama Kepala SMAN 2 Kahayan Tengah, Pembina PIK-R Karsa Parsa, Ketua TPPK, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Guru Bimbingan dan Konseling (BK), serta seluruh siswa kelas X yang menjadi peserta kegiatan.
Melalui kegiatan ini, SMAN 2 Kahayan Tengah menegaskan komitmen dan tekad untuk terus memperkuat upaya pencegahan perundungan dan membangun iklim sekolah yang inklusif, aman, dan nyaman.
-88x100.png)





-100x100.jpeg)