Perkuat Kompetensi Guru, SMAN 2 Kahayan Tengah Gelar Bimtek Penguatan Literasi Numerasi
Dalam upaya memperkuat kualitas pembelajaran dan meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik, guru-guru SMAN 2 Kahayan Tengah mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Literasi Numerasi BOS Kinerja Terbaik yang dilaksanakan di Gedung Laboratorium Kimia SMAN 2 Kahayan Tengah.

Kegiatan ini menghadirkan Ibu Aty Muyassaroh, S.Si., M.Ed., Widyaprada Ahli Madya dari BPMP Provinsi Kalimantan Tengah, sebagai narasumber. Bimtek diikuti oleh para guru SMAN 2 Kahayan Tengah dengan antusias sebagai bagian dari komitmen sekolah untuk terus melakukan penguatan kualitas pembelajaran berbasis data.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat, menegaskan komitmen seluruh peserta untuk mengikuti rangkaian bimtek dengan sungguh-sungguh dan menjadikan hasil kegiatan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan di sekolah.

Dalam sambutannya, Kepala SMAN 2 Kahayan Tengah, Bapak Toto Pujiharyanto, S.Pd., M.A.P., menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut. " Saya sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada narasumber dan seluruh guru yang mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat. Literasi dan numerasi sendiri merupakan kemampuan dasar yang harus diperkuat melalui seluruh proses pembelajaran. Karena itu, Saya berharap melalui kegiatan ini, para guru semakin mampu mengidentifikasi kebutuhan peserta didik dan menerapkannya dalam pembelajaran, sehingga penguatan literasi dan numerasi benar-benar memberikan dampak terhadap kemampuan dan perkembangan peserta didik,” ujar Bapak Toto.
Dalam penyampaian materi, Ibu Aty Muyassaroh membahas sejumlah topik yang berkaitan erat dengan penguatan literasi dan numerasi di satuan pendidikan. Salah satu materi utama adalah menganalisis capaian literasi dan numerasi berdasarkan Rapor Pendidikan serta relevansinya dengan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Melalui materi tersebut, para guru diajak untuk memahami data capaian peserta didik secara lebih mendalam. Rapor Pendidikan dan hasil TKA dapat menjadi sumber informasi penting bagi sekolah dan guru dalam mengidentifikasi kondisi, kebutuhan, serta aspek pembelajaran yang masih perlu diperkuat.

Selain analisis data, peserta juga mendapatkan materi mengenai strategi penguatan literasi dan numerasi. Materi ini memberikan pemahaman mengenai pentingnya mengintegrasikan kemampuan literasi dan numerasi ke dalam berbagai mata pelajaran, sehingga pengembangannya tidak hanya menjadi tanggung jawab guru mata pelajaran tertentu, tetapi menjadi bagian dari proses pembelajaran secara menyeluruh.

Materi berikutnya berfokus pada perencanaan pembelajaran sebagai tindak lanjut hasil analisis capaian TKA. Guru diarahkan untuk menerjemahkan hasil analisis data menjadi langkah nyata dalam perencanaan pembelajaran. Dengan demikian, data yang diperoleh tidak hanya menjadi laporan, tetapi dapat digunakan sebagai dasar untuk menentukan strategi, metode, dan aktivitas pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Antusiasme para guru terlihat selama kegiatan berlangsung. Peserta tidak hanya menyimak pemaparan materi, tetapi juga terlibat dalam diskusi dan proses analisis sehingga memperoleh kesempatan untuk menghubungkan materi bimtek dengan kondisi pembelajaran di SMAN 2 Kahayan Tengah.

Melalui pelaksanaan Bimtek Penguatan Literasi Numerasi BOS Kinerja Terbaik ini, SMAN 2 Kahayan Tengah terus mendorong budaya refleksi dan perbaikan berkelanjutan. Pemanfaatan data Rapor Pendidikan dan hasil TKA diharapkan dapat menjadi pijakan bagi guru dalam menyusun pembelajaran yang lebih tepat sasaran, sekaligus mendukung peningkatan kompetensi literasi dan numerasi peserta didik.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah SMAN 2 Kahayan Tengah dalam mewujudkan pembelajaran yang semakin berkualitas, berbasis data, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
-88x100.png)





