Tingkatkan Kompetensi Digital Guru, SMAN 2 Kahayan Tengah Gelar Bimtek Digitalisasi Pembelajaran
SMAN 2 Kahayan Tengah terus mendorong peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi transformasi pendidikan di era digital. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Implementasi Digitalisasi Pembelajaran (BOS Kinerja Terbaik) yang dilaksanakan di Gedung Laboratorium Kimia SMAN 2 Kahayan Tengah.

Kegiatan ini menghadirkan Widyaprada BPMP Provinsi Kalimantan Tengah, Bapak Nopriano, S. Sos., sebagai narasumber dan diikuti oleh seluruh guru SMAN 2 Kahayan Tengah yang mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan antusiasme.

Kegiatan tidak hanya berfokus pada pengenalan perangkat dan teknologi digital, tetapi juga diarahkan untuk membangun pemahaman guru mengenai perubahan paradigma pembelajaran serta bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan secara tepat untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Dalam kegiatan tersebut, para guru mendapatkan materi mengenai Paradigma Pembelajaran dan Pemanfaatan Perangkat Digital, Perancangan Media Pembelajaran Interaktif (MPI) dan Pemanfaatan Ruang Murid. hingga Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran juga diperkuat melalui materi Penguatan Berpikir Komputasional dan Kecerdasan Artifisial (KKA) untuk Pembelajaran. Seluruh materi tersebut membuka wawasan guru mengenai pentingnya kemampuan berpikir komputasional serta peluang pemanfaatan kecerdasan artifisial secara bijak dan relevan dalam mendukung proses pembelajaran.

Suasana bimtek semakin dinamis dengan adanya sesi diskusi antarguru. Para peserta saling bertukar pengalaman, menyampaikan gagasan, serta mendiskusikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam menerapkan teknologi digital di kelas. Interaksi tersebut menjadi ruang belajar bersama sekaligus memperkuat budaya kolaborasi di lingkungan sekolah.

Salah satu kegiatan yang menarik adalah peer teaching, yaitu guru mempraktikkan pemanfaatn MPI yang telah dibuat sebelumnya di hadapan rekan sejawat, sementara guru lainnya berperan sebagai observer. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman praktik, tetapi juga memperoleh masukan dan refleksi dari rekan sejawat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Pada bagian akhir kegiatan, para guru menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) sebagai bentuk komitmen untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama bimtek ke dalam kegiatan pembelajaran di kelas.

Kepala SMAN 2 Kahayan Tengah, Bapak Toto Pujiharyanto, S. Pd, M. A.P., memberikan apresiasi atas semangat dan keterlibatan seluruh guru selama kegiatan berlangsung. “Saya mengapresiasi semangat dan antusiasme seluruh guru dalam mengikuti kegiatan ini. Digitalisasi pendidikan bukan hanya tentang menggunakan perangkat teknologi, tetapi bagaimana kita mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Saya berharap setelah kegiatan ini, apa yang sudah dipelajari dapat benar-benar diterapkan dalam pembelajaran dan memberikan dampak positif bagi peserta didik,” ujar beliau.

Melalui kegiatan Bimtek Penguatan Implementasi Digitalisasi Pembelajaran (BOS Kinerja Terbaik) ini, SMAN 2 Kahayan Tengah terus memperkuat kesiapan pendidiknya dalam menghadapi perkembangan teknologi pendidikan. Semangat belajar, berbagi, berkolaborasi, dan mencoba hal-hal baru menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pembelajaran yang adaptif dan inovatif.

Dengan kompetensi digital guru yang semakin berkembang, SMAN 2 Kahayan Tengah diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga tetap berorientasi pada kebutuhan dan perkembangan peserta didik.
-88x100.png)





