Berita

Perkuat Transformasi Pembelajaran Digital, SMAN 2 Kahayan Tengah Gelar Bimtek Digitalisasi Pembelajaran BOS Kinerja Terbaik

     Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, SMAN 2 Kahayan Tengah menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Implementasi Digitalisasi Pembelajaran BOS Kinerja Terbaik yang bertempat di Gedung Laboratorium Kimia SMAN 2 Kahayan Tengah.

    Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala SMAN 2 Kahayan Tengah, Toto Pujiharyanto, S.Pd., M.A.P., dan turut dihadiri oleh Pengawas Sekolah, Dra. Tati Sumiatie, M.Si. Bimtek menghadirkan Widyaprada dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Tengah, Bapak Nopriano, S.Sos., sebagai narasumber. Seluruh guru SMAN 2 Kahayan Tengah turut mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan antusiasme.

   Dalam sambutannya, Kepala SMAN 2 Kahayan Tengah, Toto Pujiharyanto, S.Pd., M.A.P., menyampaikan apresiasi kepada narasumber dan seluruh guru yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. “Melalui kegiatan bimtek ini, saya berharap seluruh guru dapat semakin meningkatkan kompetensi dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung proses pembelajaran. Perangkat dan fasilitas digital yang dimiliki sekolah hendaknya tidak hanya menjadi sarana pelengkap, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan bermakna bagi peserta didik,” ungkapnya.

    Sementara itu, Pengawas Sekolah, Dra. Tati Sumiatie, M.Si., turut memberikan apresiasi atas komitmen SMAN 2 Kahayan Tengah dalam mengembangkan kompetensi guru melalui kegiatan penguatan digitalisasi pembelajaran. Menurutnya, keberhasilan transformasi digital di lingkungan sekolah tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sarana dan prasarana, tetapi juga oleh kesiapan serta kemauan guru untuk terus belajar dan beradaptasi.

“Saya sangat mengapresiasi langkah SMAN 2 Kahayan Tengah dalam melaksanakan kegiatan ini. Digitalisasi pembelajaran harus diiringi dengan peningkatan kompetensi guru agar teknologi yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal. Saya berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh melalui bimtek ini dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan,” tuturnya.

Dalam kegiatan inti, Bapak Nopriano, S.Sos., selaku narasumber dari BPMP Provinsi Kalimantan Tengah, memberikan penguatan terkait implementasi digitalisasi pembelajaran di satuan pendidikan. Salah satu materi yang menarik perhatian peserta adalah praktik pembuatan gim edukatif sebagai media pembelajaran. Melalui kegiatan ini, para guru belajar mengembangkan permainan edukatif yang dapat diintegrasikan ke dalam proses belajar mengajar. Pemanfaatan gim edukatif diharapkan mampu menghadirkan suasana belajar yang lebih interaktif, menyenangkan, dan variatif, sekaligus meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam memahami materi pelajaran.

Tidak hanya berfokus pada pengembangan keterampilan baru, kegiatan ini juga menjadi ruang evaluasi terhadap tindak lanjut dari bimtek sebelumnya. Para guru diminta untuk menyampaikan laporan implementasi Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang telah disusun secara bersama-sama pada kegiatan bimtek terdahulu.

Penyelenggaraan Bimtek Penguatan Implementasi Digitalisasi Pembelajaran BOS Kinerja Terbaik ini menjadi salah satu bentuk komitmen SMAN 2 Kahayan Tengah dalam mendukung transformasi pendidikan. Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan selama bimtek berlangsung, tetapi berlanjut pada penerapan nyata di ruang-ruang kelas. Dengan demikian, pemanfaatan teknologi digital dapat menjadi bagian dari budaya pembelajaran di SMAN 2 Kahayan Tengah sekaligus memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan bermakna bagi peserta didik.