Harmoni dalam Keberagaman, SMAN 2 Kahayan Tengah Intensifkan Penguatan Pendidikan Karakter di Bulan Ramadan
Dalam rangka penguatan pendidikan karakter di bulan suci Ramadan, SMAN 2 Kahayan Tengah melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan yang melibatkan seluruh siswa dan guru sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen sekolah dalam membangun karakter religius, toleransi, serta sikap saling menghormati di lingkungan pendidikan yang majemuk.
Bagi siswa dan guru yang beragama Islam, kegiatan diawali dengan pelaksanaan shalat Dhuha berjamaah yang dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an. Suasana khusyuk dan penuh khidmat tampak menyelimuti kegiatan tersebut. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Kepala Sekolah, Bapak Toto Pujiharyanto, S. Pd., serta Ibu Neni, SE., M. Pd., selaku Wakasek Bidang Humas. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, serta kepedulian sosial sebagai bagian dari implementasi Profil Pelajar Pancasila.
Sementara itu, siswa dan guru beragama Kristen melaksanakan ibadah bersama yang dipimpin oleh Ibu Dessy, S. Th., selaku Guru Pendidikan Agama Kristen, didampingi Bapak Kristensen, S. Pd., yang juga menjabat sebagai Wakasek Bidang Kurikulum. Ibadah berlangsung dengan penuh penghayatan, mengangkat tema tentang kasih, pengampunan, dan pentingnya membangun karakter yang berintegritas dalam kehidupan sehari-hari.
Adapun siswa yang beragama Hindu mengikuti sesi ibadah yang dipimpin langsung oleh Bapak Ame, S. Ag., M. Pd., Gr.. Kegiatan tersebut menekankan nilai dharma, pengendalian diri, serta harmoni dalam hubungan dengan sesama manusia dan lingkungan.
Kepala SMAN 2 Kahayan Tengah, Bapak Toto Pujiharyanto, S. Pd, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh guru dan siswa atas partisipasi aktif dalam kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa penguatan pendidikan karakter tidak hanya diwujudkan melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui pembiasaan nilai-nilai spiritual dan moral dalam kehidupan sehari-hari. “Kegiatan ini mencerminkan semangat kebersamaan dalam keberagaman. Sekolah tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang pembentukan karakter yang berlandaskan nilai-nilai keimanan, toleransi, dan saling menghargai,” ungkap beliau.
Melalui kegiatan ini, SMAN 2 Kahayan Tengah berharap seluruh warga sekolah dapat semakin memperkuat integritas pribadi, mempererat persaudaraan lintas agama, serta menumbuhkan budaya sekolah yang religius, harmonis, dan berkarakter kuat.
-88x100.png)




-100x100.jpeg)
