Berita


Hari Ketiga MPLS SMAN 2 Kahayan Tengah Tanamkan Nilai Huma Betang, Gali Potensi Murid, dan Perkuat Karakter Pelajar

     Hari ketiga pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 di SMAN 2 Kahayan Tengah berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Berbagai kegiatan yang dirancang untuk membangun karakter, menggali potensi, serta menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan kedisiplinan diikuti dengan baik oleh seluruh peserta didik baru.

    Kegiatan diawali dengan Pagi Ceria Latihan Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) sebagai sarana membangun semangat dan kebugaran, melatih disiplin, serta jiwa kepemimpinan yang menjadi bekal penting selama menempuh pendidikan di SMAN 2 Kahayan Tengah.

  Memasuki sesi materi, peserta memperoleh pembelajaran mengenai Falsafah Huma Betang yang disampaikan oleh Ibu Neni, S.E., M.Pd., Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat (Humas). Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa Huma Betang merupakan falsafah hidup masyarakat Dayak yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan, toleransi, gotong royong, saling menghormati, dan hidup berdampingan dalam keberagaman. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan penting dalam membangun lingkungan sekolah yang harmonis, inklusif, dan berkarakter sesuai dengan semangat Pelajar Pancasila.

    Selanjutnya, peserta mengikuti rangkaian Identifikasi Sosial Emosional, Asesmen Literasi, Asesmen Numerasi, serta Asesmen Minat dan Bakat yang didampingi oleh guru BK dan operator sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenali karakter, kemampuan dasar, potensi akademik, serta minat dan bakat setiap peserta didik. Hasil asesmen diharapkan dapat menjadi dasar bagi sekolah dalam memberikan layanan pembelajaran dan pendampingan yang lebih optimal sesuai kebutuhan masing-masing murid.

    Pada sesi berikutnya, peserta mendapatkan materi Pengenalan Ekstrakurikuler yang disampaikan oleh Ibu Sri Wahyuni, S.Pd., pembina ekstrakurikuler Tari Tradisional SMAN 2 Kahayan Tengah, serta Ibu Nurif'ah, S.Pd., pembina ekstrakurikuler Kepramukaan. Melalui materi tersebut, peserta diperkenalkan dengan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang tersedia di sekolah sebagai wadah untuk mengembangkan bakat, minat, kreativitas, kepemimpinan, serta kemampuan bekerja sama. Para pemateri juga mengajak peserta didik untuk aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sebagai bagian dari pengembangan diri di luar pembelajaran intrakurikuler.

   Menjelang siang, kegiatan dilanjutkan dengan sesi ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. Peserta didik beragama Islam mengikuti ibadah yang dipimpin oleh Ibu Raudatul Jannah, S.Pd., peserta didik beragama Kristen dipimpin oleh Ibu Dessy, S.Th., sedangkan peserta didik beragama Hindu dipimpin oleh Bapak Ame, S.Ag., Gr., M.Pd. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai spiritual, membentuk karakter religius, serta menumbuhkan sikap toleransi dan saling menghormati keberagaman di lingkungan sekolah.

   Sebagai penutup rangkaian kegiatan hari ketiga, peserta mengikuti materi Tata Tertib SMAN 2 Kahayan Tengah yang disampaikan oleh Bapak Priyatna, S.Pd., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan berbagai aturan dan budaya positif yang berlaku di lingkungan sekolah, mulai dari kedisiplinan, etika berpakaian, sikap selama proses pembelajaran, hingga pentingnya menjaga nama baik sekolah. Beliau juga mengajak seluruh peserta didik baru untuk menjadikan tata tertib bukan sebagai beban, melainkan sebagai pedoman dalam membentuk karakter yang bertanggung jawab, disiplin, dan berintegritas.

    Di akhir kegiatan, Bapak Priyatna, S.Pd. menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta didik baru yang telah mengikuti rangkaian kegiatan MPLS hari ketiga dengan penuh semangat, disiplin, dan antusias."Kami mengapresiasi semangat dan partisipasi aktif seluruh peserta selama mengikuti kegiatan hari ini. Semoga setiap materi yang telah diterima dapat menjadi bekal dalam beradaptasi dengan lingkungan sekolah, membangun karakter yang kuat, serta memotivasi kalian untuk terus berprestasi baik di bidang akademik maupun nonakademik. Jadilah murid yang disiplin, bertanggung jawab, dan mampu menjaga nama baik SMAN 2 Kahayan Tengah di mana pun berada," ujar Bapak Priyatna.

    Melalui rangkaian kegiatan hari ketiga ini, SMAN 2 Kahayan Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam menyelenggarakan MPLS yang ramah, edukatif, dan bermakna. Tidak hanya memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membekali peserta didik baru dengan nilai-nilai budaya lokal, karakter positif, kecakapan sosial emosional, serta kesempatan mengembangkan potensi diri melalui berbagai kegiatan sekolah. Diharapkan seluruh peserta didik baru mampu tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan semangat kebersamaan dalam bingkai nilai-nilai Huma Betang.